TV PARABOLA – JENDELA DUNIA


AKSES INTERNET PITA LEBAR
19 September 2008, 4:04 pm
Filed under: Uncategorized

Dewasa ini kebutuhan akses internet berkecepatan tinggi (broad band-pita lebar) dan murah merupakan harapan bagi semua pengguna internet di negeri ini. Tulisan berikut ini memaparkan cara akses internet dengan pita lebar menggunakan satelit satu arah (one way satellite-downstream) dengan biaya murah.

Broadband adalah salah satu jenis koneksi internet berkecepatan tinggi (high speed internet access) dengan menggunakan akses satellite. Broadband dibagi menjadi 2 jenis, yaitu DSL & ADSL.

1. DSL – Digital Subscriber Line adalah tipe modem yang ditugaskan untuk Basic Rate ISDN yang merupakan konfigurasi dari modem dan saluran. Pada performansi puncak, modem jenis ini dapat mentransmisikan data dalam dua arah secara simultan (data duplex). Perangkat ini sama dengan perangkat yang ada pada ISP – Internet Service Provider. Yang jelas mahal sekali. Jadi dalam tulisan ini tidak dibahs!

2. ADSL – Asymmetric Digital Subscriber Line merupakan salah satu jenis Broadband yang paling murah dan berkecepatan sangat tinggi. Untuk melakukan pengiriman sinyal (upstream) bisa dengan kecepatan 512 kbps, dan untuk menerima respon [downstream] bisa mencapai 8 Mbps. Kali ini kita akan membahas salah satu keluarga dari ADSL, yaitu: “One Way Satellite” [satellite satu arah]. Koneksi jenis ini disebut Asymetric [tidak seimbang] karena downstream yang dihasilkan jauh lebih besar dibanding upstream yang kita request. Pada prinsipnya kedua teknologi di atas sama, yang membedakan hanyalah layanan yang diberikan serta perangkat keras yang digunakan.

Perangkat yang akan saya bahas ini tidak jauh berbeda dengan perangkat di rumah-rumah yang menggunakan parabola biasa dipakai untuk menonton televisi siaran-siaran luar negeri. Hanya dengan bermodal kurang lebih Rp.1.500.000,- buat pembelian parabolanya dan DVB-nya sudah cukup! Percayalah, dunia akan berada di tangan anda!

Skema Downstream – Upstream

Ilustrasi Broadband One Way Satellite, menggunakan Dual Connection. Upstream & Downstream secara terpisah. Upstream 56KBps (Dial-Up) & Downstream 2MBps (Satellite).

Catatan: Reciever yang digunakan pada lab ccard saat ini adalah reciever internal, yaitu PCI DVB CARD VisionPlus.

Sekarang kita akan bahas sistem kerja ADSL dan bagaimana cara mensetup-nya. Disini saya tidak akan mengajarkan bagaimana cara untuk mendapatkan aksesnya secara gratis. Semua itu tergantung dan berpulang pada hasil kreasi serta inovasi Anda sendiri. Untuk koneksi jenis ini kita memerlukan system dan perangkat sebagai berikut.

Basic system requirement:

Pentium 120MHz IBM PC
32MB RAM
2MB VGA card
Windows 95/98SE, NT atau 2000, Linux
PCI slot, sound card dan speakers
30MB Hard Disk Space
DVB receiver card atau USB box
Koneksi Internet ke ISP (Dial-up | ISDN | Dedicated Line dan lain-lain.)
Minimum Modem 28.8 kbps
PPTP account (umumnya di dapat dari penyedia jasa Broadband)

Sedangkan dari sisi hardware lainnya yang dibutuhkan adalah Satellite Dish berdiameter minimum 1.8 M. Ukuran tergantung lokasi. Jika yang solid gunakan ukuran 6 feet, namun untuk dish non-solid sebaiknya pakai ukuran minimum 9 feet.

LNB (Digital Loop C-Band LNB). LNB jenis C-Band ini adalah LNB yang paling umum di gunakan dirumah-rumah untuk menangkap siaran televisi luar negeri.

Kabel Coaxial, RG 11 atau RG 6

Konektor type F

PCI DVB Card [DVB card yang lumayan bagus adalah merek KiSS. Kalau ingin menghemat biaya dapat menggunakan yang lebih murah seperti VisionPlus]

Cara Instalasi:

Untuk pemasangan parabola jika Anda awam saya sarankan sebaiknya meminta bantuan ahlinya. Hubungi ahli yang terdekat. Untuk jasa pemasangan unit parabola harganya sangat relatif. Anda bisa melakukan negosiasi untuk hal ini. Tarif yang umum berkisar Rp.100.000,- hingga Rp.150.000,-.

Pada saat negosiasi Anda minta si tukang parabola tersebut untuk men-setup arah dish ke satellite Asiasat-4 (122.0 derajat timur, Frequensi 4120, polarisasinya Horizontal, bitratenya 27.500, vitebri rate 3/4 ). Untuk lebih jelas mengenai Asiasat-4 Anda bisa membacanya di: http://www.lyngsat.com/asia4.html. Bila Anda ingin mencoba mengkalkulasikan posisi yang lebih akurat, silahkan coba di sini, http://www.asiasat.com/eng/05_technical/calculation.html

One Way Satellite

Bila semuanya telah siap dan terpasang sempurna, Anda harus terlebih dulu tahu satellite mana yang akan digunakan. Anda harus bisa memastikan bahwa satellite yang akan digunakan memang menyediakan fasilitas transfer data.

Bagaimana caranya menentukan satellite mana yang ingin kita gunakan dan bagaimana caranya agar kita tahu bahwa satellite tersebut memiliki fasilitas data transfer?

Caranya adalah sebagai berikut :

Silahkan download dulu software SatcoDX yg terbaru! Anda dapat mencarinya di alamat berikut http://www.satcodx.info/Setup.exe. Bila link tersebut sudah berubah Anda bisa menggunakan google untuk mencarinya. Jika Anda telah berhasil mendownloadnya segeralah menginstallnya. Kalau pada saat installasi program tersebut meminta kode aktivasi atau password, masukkan kode berikut [tanpa tanda kutip] : “837E183A8F792DB5DB6987DE74B8CA5B”.

Lakukan installasi hingga selesai. Kemudian klik Database Update. Proses update sangat penting untuk mendapatkan data-data satellite yang terbaru. Untuk menentukan koordinat lokasi Anda kliklah icon dengan gambar petir berwarna kuning di sebelah kiri atas. Ketika lokasi ditentukan nanti program SatcoDX tersebut akan menampilkan listing atau daftar nama-nama satellite yang dapat di akses dari koordinat Anda.

Dari listing yang ditampilkan program SatcoDX itu Anda akan paham beberapa hal, diantaranya :

a. Nama-nama satellite. Dengan mengetahui nama satellite Anda dapat melihat deskripsi dari satellite yang bersangkutan
b. Siaran TV dari tiap-tiap satellite. Termasuk keterangan apakah channel tersebut FreeTV [non comercial yang tidak diacak signalnya] ataukah PayTV [diacak], jenis encryption dari tiap-tiap channel PayTV kadang berbeda bentuknya.
c. Posisi satellite. Sangat penting Anda ketahui untuk mengeset arah parabola jadi lebih mudah.
d. Frekwensi satellite. Digunakan untuk menentukan jenis LNB yang akan kita gunakan. Contoh: C-Band atau KU-Band.
e. Jenis transmisi. Bagian ini digunakan untuk mengetahui satellite mana saja yang menyediakan transmisi data [data transfer untuk internet].

Beberapa Langkah Mencari Satellite Target Menggunakan SatcoDX

Software SatcoDX

Pada tampilan awal, di sebelah kiri atas klik angka 4 yang tertera pada Map. Nomor 4 adalah zona Indonesia yang merepresentasikan listing satellite yg bisa dijangkau di Indonesia.

Setelah itu kita pilih Asiasat 4 pada daftar satellite untuk melihat posisinya. Di satellite Asiasat 4 ini silahkan Anda coba mencari sinyal transmisi dari “Speedcast” [speedcast adalah sebuah brand dari broadband satellite ADSL milik isatAsia.com yg akan Anda searching]

Lihat gambar cara menentukan lokasi akses dan menampilkan seluruh satellite yang berada dalam jangkauan.

Klik tombol “Show Selected Satellite” di sebelah kanan.
Dan dalam sekejap maka akan tampil listing satellite pada Zona 4 seperti tampak pada gambar dibawah ini.

Seluruh satellite yang berada dlm jangkauan.

Pada gambar diatas tampak daftar sinyal dari Satellite Asiasat 4. Warna kuning merepresentasikan sinyal berupa data visual [Siaran Televisi Broadcast], warna hijau adalah sinyal berupa data yang kali ini akan Anda gunakan sebagai transmisi broadband ADSL.

Mengenal Istilah Dalam Tabel Chart SatcoDX

- Position Code and Satellite atau kode satellite dan posisi orbitnya.
– Type yaitu macam-macam tipe transmisi, di antaranya :

NON-PACKAGE

a. TV-DIG – sinyal televisi digital
b. TV-DIG-CRYPT – sinyal televisi digital ter-enkripsi
c. TV-HD – digital high definition television signal
d. TV-HD-CRYPT – encrypted digital high definition television signal
e. TV-ANA – sinyal televisi analog
f. TV-ANA-CRYPT – sinyal televisi analog ter-enkripsi

PACKAGE

a. DATA – data signal [ inilah yang akan Anda gunakan untuk broadband ]
b. R-DIG – sinyal radio digital
c. R-DIG-CRYPT – sinyal radio digital ter-enkripsi
d. R-ANA – sinyal radio analog
e. R-ANA-CRYPT – sinyal radio analog ter-enkripsi

- Ch No: adalah nomer channel yg diberikan oleh operator satellite
Frequency: Downlink Frekwensi
Pol: Tipe Polarisasi
H – horizontal
V – vertical
L – left circular
R – right circular

- Channel Name: Nama Channel
Coverage: Untuk melihat apakah sinyal dari satellite yg ingin kita terima transmisinya dpt menjangkau daerah kita.
Mode: Mode transmisi
Crypt: Jenis Enkripsi [perlu diperhatikan! karena informasi ini akan kita perlukan untuk membuka enkripsinya]
Audio/TT: Audio Subcarrier Frequency [hanya untuk transmisi analog]
SR: Symbol Rate, dalam mega-symbols per detik
FEC: Forward Error Correction
V-Pid: Video Program Identification
A-Pid: Audio Program Identification
PCR 4DTV: Proprietary Channel Indicator
SID: Service Identification
TID: Transponder Identification
NID: Network Identification
Main Language: Bahasa pokok yang digunakan
Country : Negara
Original Name
- Programming Type
- Time Stamp: Menunjukkan apakah channel ini telah ditambahkan ke dlm database
Contributor: -
Confirmation: -
Comments: -
Transmission Number:

Registrasi

Posisi satellite Asiasat 2s atau Asiasat 4 telah siap Anda gunakan. Tapi bagaimana supaya Anda bisa terkoneksi ke internet? Setelah sampai di sini Anda bisa membuka salah satu situs penyedia layanan untuk akses data broadband seperti www.isatasia.com. Anda bisa memilih jenis layanan “One Way Satellite” untuk memulai registrasi di situs terkait.

Di halaman depan akan muncul beberapa opsi atau pilihan, yaitu layanan SkyBurst dan SkyBlast. Perbedaan antara kedua layanan ini adalah dalam kecepatan transmisi data downstream yang akan dialokasikan untuk Anda. Untuk SkyBurst transmisi maximum untuk downstream adalah sekitar 512 KBps, sementara SkyBlast bisa mencapai 1 MBps. Namun semuanya tergantung pada kemampuan maksimal DVB Anda untuk menerima transmisi data tersebut.

Setelah Anda menentukan jenis paket mana yang dipilih dan melakukan registrasi. Kemudian download-lah software client-servernya. Setiap penyedia jasa one way satellite seperti isatasia ini pasti punya satu aplikasi client server untuk menghubungkan account Anda dengan database mereka.

Catatan :

Speedcast

Broadband internet access (AsiaSat):
AsiaSat 2 and 4 satellites at 100.5 and 122 east.
Outlink: 60 Mbit/s from Hong Kong, 99.9% availability.
Customer terminals up to 1.5 Mbit/s.

About these ads

1 Komentar so far
Tinggalkan komentar

Thank you very much for article, Nice article

If you need more than Review please Check our .. Thank

Komentar oleh Dannie - Satellite Pc Box Review




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: